Kamis, 05 April 2012

VISITE INDONESIA-TOUR KALTIM "KUMALA ISLAND"


TOUR KALTIM3

Kumala Island

Jump to: navigation , search

Kumala Island in the middle ofthe Mahakam River .

Kumala Island entrance gate.
Kumala Island is an area of delta of the Mahakam River on the west extending the CityTenggarong , Kutai regency . Started in 2000 , Kumala Island was built into a tourist area.However, since the Regents Syaukani Rais Hasan , who built the island, dropped a corruption case in 2006 , the construction of a mangkrak Kumala Island.

[ edit ] Access to Pulau Kumala

Kumala Island Park is about 27 km from the city of Samarinda which can be reached via Bridge aquatic mammal in less than 30 minutes. While the city of Balikpapan which has facilitiesSepinggan Airport and the Port Semayang which is the access of air and sea transportation in East Kalimantan , is about 130 km that can be taken approximately 3 hours by road. In addition Kumala Island Park can also be reached by water transport through the Mahakam River .

[ edit ] History

Kumala Island tourist attraction located in the middle of the Mahakam River is a recreation park a blend of modern technology and traditional culture. The island is an area of 76 hectares of land was once the bed and shrubs. Currently, most areas are equipped with various facilities such as sky tower height of 100 meters to enjoy the beauty of air, rail mini game area and the cable car that connects with the mainland.
On this island there is a par Resort, complete with swimming pool and facilities for those who want a break, that is the only cottage in the middle of the Mahakam River on the location of this island prepared for the fish Giant Aquarium Irrawaddy , a freshwater dolphin found only in the People's Republic of China and Brazil .
Development Park Pulau Kumala be gradual and will continue to grow . Thus the public will get an additional representative in addition to tourism Mulawarman Museum (the former palace of the Kingdom of the aquatic mammal), Reservoir Flag Sukarame , Pondok Labu Cultural Village inTenggarong and Nusa Tuna in the District of Muara Muntai the white sand.





There are two ways into this island, through the Sky Lift in Tenggarong Overseas (rate of $ 40 thousand for adults) as well as the boat "ketinting" of Tenggarong (rate of $ 3000 per person). Rides of the most interesting and unique is the Sky Tower which can carry its passengers to the top of the tower as high as about 20-30 meters (rate of $ 25 thousand per person). Vehicle with a capacity of 40 people is up and spinning in its axis so that we can see Tenggarong city and surrounds.
























WISATA KALTIM3

Pulau Kumala

Langsung ke: navigasi, cari

Pulau Kumala yang berada di tengah Sungai Mahakam.

Pintu gerbang masuk Pulau Kumala.
Pulau Kumala merupakan daerah delta di Sungai Mahakam yang memanjang di sebelah Barat Kota Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara. Dimulai pada tahun 2000, Pulau Kumala dibangun menjadi kawasan wisata. Namun sejak Bupati Syaukani Hasan Rais, yang membangun pulau ini, terjegal kasus korupsi pada tahun 2006, pembangunan Pulau Kumala menjadi mangkrak.

[sunting] Akses Ke Pulau Kumala

Taman Wisata Pulau Kumala berjarak sekitar 27 km dari Kota Samarinda yang dapat ditempuh melalui Jembatan Kutai Kartanegara dalam waktu kurang lebih 30 menit. Sedangkan dari kota Balikpapan yang memiliki fasilitas Bandara Sepinggan dan Pelabuhan Semayang yang merupakan akses transportasi udara dan laut di Kalimantan Timur, Berjarak sekitar 130 km yang dapat ditempuh kurang lebih 3 jam lewat jalan darat. Selain itu Taman Wisata Pulau Kumala dapat juga dicapai dengan transportasi air melewati Sungai Mahakam.

[sunting] Sejarah

Obyek wisata Pulau Kumala yang terletak di tengah Sungai Mahakam merupakan taman rekreasi perpaduan antara teknologi modern dan budaya tradisional. Pulau seluas 76 hektar ini dulunya adalah lahan tidur dan semak belukar. Saat ini, sebagian area sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti sky tower setinggi 100 meter untuk menikmati keindahan dari udara, kereta api mini area permainan dan kereta gantung yang menghubungkan dengan daratan.
Di pulau ini terdapat DSJ Resort lengkap dengan kolam renang dan sarana bagi mereka yang ingin istirahat, yaitu satu-satunya cottage di tengah Sungai Mahakam di lokasi Pulau ini dipersiapkan Aquarium Raksasa bagi ikan pesut, lumba-lumba air tawar yang hanya ada di Republik Rakyat Cina dan Brasil.
Pembangunan Taman Wisata Pulau Kumala dilakukan secara bertahap dan akan terus berkembang. Dengan demikian masyarakat akan mendapatkan tambahan obyek wisata yang representatif selain Museum Mulawarman (bekas keraton Kerajaan Kutai Kartanegara), Waduk Panji Sukarame, Desa Budaya Pondok Labu di Tenggarong dan Nusa Tuna di Kecamatan Muara Muntai yang berpasir putih.





Ada 2 cara masuk ke pulau ini, melalui Sky Lift di Tenggarong Seberang (tarif Rp 40 ribu untuk dewasa) serta perahu "ketinting" dari Tenggarong (tarif Rp 3000 per orang). Wahana yang paling menarik dan unik adalah Sky Tower yang bisa membawa para penumpangnya ke puncak menara setinggi sekitar 20-30 meter (tarif Rp 25 ribu per orang). Wahana berkapasitas 40 orang ini naik dan berputar di sumbunya sehingga kita bisa melihat kota Tenggarong dan sekitarnya dari ketinggian.
























WISATA KALTIM2

Kedaton Kutai Kartanegara adalah istana milik Sultan Kutai Kartanegara yang terletak di pusat kota Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia. Istana ini selesai dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara pada tahun 2002 setelah dihidupkannya kembali Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura.
Meski telah resmi menjadi milik Sultan Kutai Kartanegara, istana baru ini lebih difungsikan sebagai kantor lembaga kesultanan serta sebagai tempat pelaksanaan acara seremonial oleh Sultan atau Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura.
Arsitektur Kedaton Kutai Kartanegara merupakan perpaduan gaya modern dan gaya istana Kerajaan Kutai Kartanegara.[1] Ruangan istana nampak megah dan mewah dengan tatanan Singgasana Sultan di kelilingi oleh kursi yang terbuat dari emas.[1] Di sebelah kiri Singgasana terdapat Gamelan Jawa.[1] Di dalam Kedaton juga terdapat banyak ukiran yang berciri khas adat Kutai, Dayak dan Jawa untuk menunkukkan bahwa Kerajaan Kutai Kartanegara memiliki hubungan sejarah yang erat dengan suku Dayak dan kesultanan di Jawa.[1]

MUSEUM MULAWARMAN TENGGARONG WISATA EDUKASI BUDAYA BERSEJARAH KESULTANAN KUTAI KERTANEGARA

Museum Mulawarman salah satu obyek wisata sejarah yang ada di Kota Tenggarong Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Museum Mulawarman merupakan Istana Kutai Kartanegara yang di bangun pada tahun 1963. Museum Mulawarman telah mengalami pembangunan renovasi besar, setelah terjadinya kebaran yang menimpa Museum Mulawarman, dan bangunan ini sebagai penggantinya. Dan diresmikan pada tanggal 25 November 1971 oleh Gubernur Abdul Wahab Sjahranie, setelah itu diserahterimakan kepada Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pada tanggal 18 Febuari 1976.


Dalam catatan penulis pada saat memandu perjalanan wisata edukasi budaya bernilai sejarah dan wisata astronomi di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Museum Mulawarman merupakan obyek wisata yang sangat edukatif. Di sini kita akan banyak menemukan suatu nilai budaya yang bernafaskan Islam. Di dalam lingkungan Kesultanan terdapat pemakaman keluarga Kerajaan Kutai Kartanegara dan Masjid Jami Aji Amir Hasanuddin, hal ini merupakan bukti saksi sejarah masuk dan berkembangnya Islam di tempat ini.

Di area Museum Mulawarman kini telah dibangun Alas Kedaton sebagai tempat kediaman Sultan Aji Muhammad Salehuddin II yang telah dinobatkan kemabli pada tahun 2002. Di dalam Museum Mulawarman tersimpan benda-benda sejarah yang pernah digunakan oleh Kesultanan seperti singgahsana, pakaian kebesaran, tempat peraduan, tombak, keris, meriam, kalung dann prasasti Yupa, tidak ketinggalan koleksi keramik dari China.

Menurut sumber informasi yang penulis dapatkan dari salah seorang pengelola Museum Mulawarman. Di tempat ini setiap bulan November dilaksanakan Upacara Erau, yaitu tarian khas upacara adat dan mengulur naga di desa Kutai Lama. Pada setiap upacara Erau juga ditampilkan atraksi seni budaya baik berupa tarian tradisional dan upacara adat dari berbagai suku yang ada di Indonesia serta manca negara.

Museum Mulawarman
 Museum Mulawarman yang sebelumnya adalah bangunan Keraton Kesultanan Kutai Kartanegara ini didirikan pada tahun 1932 oleh Pemerinta Belanda yang menyerahkan Keraton kepada  Sultan Adji Muhammad Parikesit pada tahun 1935. Bahan bangunannya didominasi terbuat dari beton, mulai ruang bawah tanah, lantai, dinding, penyekat hingga atap. Di halaman depan Museum Mulawarman ini terdapat Patung Lembuswana yang merupakan lambang Kerajaan Kutai Kartanegara. Gaya Arsitektur bangunannya mengadopsi dari gaya arsitektur suku dayak yang ada di Kutai.

Museum Mulawarman terdiri dari dua lantai. Dari pengamatan penulis dilantai bawah banyak terdapat koleksi keramik dari negeri China, sedangkan dilantai satu berisi koleksi peninggalan bercorak kesenian. Di dalam Museum Mulawarman ini masih terdapat benda-benda  yang digunakan pada waktu penobatan raja, koleksi benda-benda bernilai bersejarah yang masih tersimpan rapih dan terawat, benda-benda ini pernah dipergunakan oleh Kesultanan Kutai Kartanegara, seperti :
  1. Singgasana, sebagai tempat duduk Raja dan Permaisuri yang terbuat dari kayu, dudukan dan sandarannya diberi lapisan kapuk yang berbungkus dengan kain berwarna kuning, sehingga tempat duduk dan sandaran kursi tersebut terasa lembut. Kuryang dibuat dengan gaya Eropa, dan pembuatnya salah seorang Belanda bernama Ir. Vander Lube pada tahun 1935.
  2. Patung Lembuswana yang merupakan lambang dari Kesultanan Kutai, di buat di Birma pada tahun 1850 dan tiba di Istana Kutai pada tahun 1900. Lembu Swana diyakini sebagai tunggangan Batara Guru, nama lainnya adalah Paksi Liman Janggo Yoksi, yang berarti lembu yang bermuka gajah, bersayap burung, bertanduk seperti sapi, bertaji dan berkuku seperti ayam jantan, berkepala raksasa dilengkapi pula dengan berbagai jenis ragam hias yang dijadikan patung ini terlihat indah.
  3. Kalung Uncal, benda yang merupakan atribut dan benda kelengkapan kebesaran Kesultanan Kutai Kartanegara yang dipergunakan pada waktu penobatan Sultan Kutai menjadi Raja pada waktu Sultan merayakan hari kelahirannya, dan penobatan Sultan serta acara sakral lainnya.
  4. Meriam sapu jagad peninggalan VOC Belanda.
  5. Seperangkat alat kesenian tradisional gamelan dari Kraton Yogyakarta 1855.
  6. Arca Hindu.
  7. Ulap Doyo, hasil kerajinan Suku Dayak Benuaq.
  8. Duplikat Prasasti Yupa, disini hanya disimpan dan dipajang duplikatnya saja, sedangkan untuk yang aslinya disimpan di Musium Nasional di Jakarta.
Prasasti Yupa adalah prasasti yang ditemukan dibukit Brubus, Kecamatan Muara Kaman, ke-7 (tujuh) prasati ini menandakan dimulainya jaman sejarah Indonesia yang merupakan bukti tertulis pertama yang ditemukan berupa aksara pallawa dalam bahasa sanskerta.
      9. Dan lain-lain

Adapun di belakang area Museum Mulawarman banyak terdapat cinderamata yang diperjualkan sebagai cideramata khas budaya dayak bagi para pengunjung yang berupa batu perhiasan dan cinderamata lainnya.

Dengan melakukan perjalanan mngunjungi museum di beberapa daerah Indonesia, kita banyak belajar dari sebuah perjalanan sejarah. Semoga pengalaman yang penulis ceritakan kepada para sahabat dapat mebuka cakrawala pengetahuan kita tentang keberadaan keunikkan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia.





WISATA KALTIM

Museum Kayu Tuah Himba

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Museum Kayu Tenggarong
Museum Kayu Tuah Himba terletak tidak jauh dari Kawasan Waduk Panji Sukarame, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur yaitu berjarak sekitar 600 meter dari Waduk. Dibangun dengan bangunan kayu panggung yang berukuran 20 x 20 M². Yang melatar belakangi dibukanya objek wisata ini adalah karena adanya buaya yang telah diawetkan dalam Museum Kayu tersebut.
Di dalam Museum Kayu ini terdapat beragam jenis kayu-kayu yang ada di Pulau Kalimantan.
Koleksi dari Museum kayu ini, di antaranya adalah:
  • Kerajinan Kutai yang terbuat dari rotan, berupa lemari kursi, lampu, tempat tidur dll
  • Kerajinan Dayak, diantaranya adalah anjat, mandau, ukiran Dayak yang terbuat dari kayu ulin
  • Miniatur rumah khas Dayak
  • Jenis-jenis kayu di huatan daerah Kutai Kartanegara
  • Koleksi jenis kayu 200 buah
  • Koleksi jenis-jenis daun kayu yang dikeringkan 200 buah
  • Koleksi biji-bijian
  • Koleksi potongan log atau batangan pohon yang tumbuh di Hutan Kalimantan
  • Buaya Muara yang diawetkan (jantan dan betina)
  • Koleksi Kepiting pemakan sari kelapa
  • Dan lain-lain.
  •  Para pelancong atau wisatawan yang berkunjung ke 'Kota Raja' Tenggarong memiliki banyak pilihan untuk menghabiskan liburan bersama keluarga. Salah satunya adalah dengan mengunjungi Museum Kayu "Tuah Himba" yang terletak di kawasan Waduk Panji Sukarame atau sekitar 3 km dari pusat kota Tenggarong.
    Dengan berkunjung ke Museum Kayu Tuah Himba, pelancong dapat menambah wawasan atau pengetahuan dengan melihat-lihat beraneka macam koleksi yang berkaitan dengan kehutanan. Beraneka koleksi yang disajikan tersebut diantaranya adalah koleksi daun-daun kering (herbarium), koleksi biji-bijian, koleksi potongan log atau batang pohon yang tumbuh di pulau Kalimantan, alat-alat pengolah kayu, alat-alat dapur tradisonal hingga perabot rumah tangga yg terbuat dari hasil hutan Kalimantan.

    Koleksi herbarium atau daun yang telah dkeringkan tersusun rapi dalam rak
    Photo: Agri

    Selain menampilkan hasil-hasil hutan, daya tarik utama yang disajikan Museum Kayu Tuah Himba yang menyedot perhatian pelancong umumnya adalah koleksi dua ekor 'monster' buaya yang telah diawetkan. Kedua ekor buaya muara (Crocodelus porosus) ini pernah menggegerkan masyarakat Kaltim pada tahun 1996 karena telah memangsa dua manusia di dua tempat terpisah yakni Sangatta (Kabupaten Kutai Timur) dan Muara Badak (Kukar) dalam selisih waktu hanya satu bulan.
    Kedua buaya ini setelah dibunuh untuk mengeluarkan potongan tubuh korban yang tertinggal didalam perutnya, kemudian diawetkan untuk dipajang di Museum Kayu Tuah Himba. Siapa pun yang melihat buaya yang ditaruh dalam etalase kaca ini akan bergidik jika membayangkan buaya yang badannya 2-3 kali tubuh manusia tersebut benar-benar hidup.

    Beberapa pengunjung mengamati 'monster' buaya yang telah diawetkan
    Photo: Agri

    Salah satu buaya muara yang pernah memakan korban manusia
    Photo: Agri

    Buaya pertama ditangkap pada 8 Maret 1996 di sungai Kenyamukan, Kecamatan Sangatta (waktu itu masih masuk wilayah Kabupaten Kutai sebelum pemekaran) setelah memangsa seorang wanita bernama Ny Hairani (35). Buaya jantan berusia sekitar 70 tahun dengan jenis kelamin jantan ini memiliki panjang sekitar 6,6 meter, berat 350 kg dan lingkar perut 1,8 meter.
    Sementara buaya kedua dengan jenis kelamin betina yang memangsa pria bernama Baddu (40) di Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak (Kabupaten Kukar) berhasil ditangkap pada tanggal 10 April 1996. Buaya ini memiliki panjang 5,5 meter, berat 200 kg deng lingkar perut sekitar 1 meter.
    Untuk melengkapi informasi mengenai kedua buaya yang telah diawetkan ini, pengelola Museum juga memajang guntingan koran yang berisi berita mengerikan mengenai buaya yang memangsa manusia ini, termasuk berita tertangkapnya buaya ini oleh pawang buaya yang sangat berpengalaman di Kutai.
    Dengan karcis masuk hanya sebesar Rp 500 per orang baik untuk dewasa maupun anak-anak, para pelancong dapat memasuki Museum Kayu Tuah Himba untuk melihat-lihat koleksi hasil hutan dan dua buaya yang telah diawetkan tersebut. Museum Kayu ini buka hampir setiap hari, kecuali hari Senin. (win)

    Waktu Kunjungan ke Museum Kayu Tuah Himba
    Hari Jam Kunjungan
       Senin
      Tutup
     
       Selasa s/d Kamis
      09.00 - 12.00 WITA (Buka)
      12.00 - 14.00 WITA (Istirahat)
      14.00 - 15.00 WITA (Buka)
     
       Jum'at
      09.00 - 11.00 WITA (Buka)
     
       Sabtu
      09.00 - 12.00 WITA (Buka)
      12.00 - 14.00 WITA (Istirahat)
      14.00 - 16.00 WITA (Buka)
     
       Minggu
      09.00 - 12.00 WITA (Buka)
      12.00 - 14.00 WITA (Istirahat)
      14.00 - 17.00 WITA (Buka)
     
    Keterangan: Hari Libur Buka

Selasa, 03 April 2012

RESIDEN EVIL 5 FOR PC



SILAHKAN DOWNLOAD LINK DIBAWAH INI :
http://www.allsharezone.com/2012/02/resident-evil-5-pc-download-free.html
JIKA DOWNLOAD TIDAK BERHASIL PLEASE CALL ME :
DENI (087810646548 / 085715461030)

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI SITUS KAMI

PES 2012 GAMES FOR ANDROI 2.3




SILAHKAN DOWNLOAD DILINK DIBAWAH INI :
http://www.bestandroiddownloads.com/forums/discussion/813/pes-2012-pro-evolution-soccer-v1.0.1-cracked-/p1

JIKA LINK TIDAK TIDAK BISA SILAHKAN CALL ME :
DENI (087810646548 / 085715461030)
TERIMA KASIH SUDAH MENGUNJUNGI BLOG KAMI

Kamis, 13 Oktober 2011

ipad canggih buat games, browsing dan office super cepat harga terjangkau








Harga : Rp 2.200.000,-
Hanya tersedia 25 unit....promo sampai tanggal 26 Oktober 2011
Untuk pemesanan hub : Deni (085715461030/087810646548)
Untuk wilayah Samarinda & Balikpapan barang diantar langsung kerumah
Gratissss....